Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com

Selasa, 27 November 2012

Tekad dalam Duka



Kusimpan amarah dalam dada
Lalu kutepuk-tepuk hingga membara
Andai tiada yang kuperbuat
Mesti tepuk ini yang kuperkuat


Husain memanggil jiwa yang tertaut
Di mana sang penanti maut
Inilah pewaris Daud, Musa, dan Isa
Lihat! Tubuh tak bernyawa menggelepar
Hendak penuhi panggilan putra Kautsar
Lihat! Langit dan bumi menggelegar
Hai kaum-kaum kuffar!
Nantikan azab dari al-Jabbar!

Kugubah syair-syair duka
Kukidungkan bersama airmata
Andai besok kiamat
Mesti syair ini tak akan tamat

Siapa yang mampu berkata
Bayi kecil mati dalam pelukan
Adakah yang sanggup bercerita
Putri suci menjerit ketakutan
Telinga berdarah
Ketika harta dijarah
Kehausan
Ketika kemah dan sungai berdekatan

Kapan derita akan berakhir
Tidaklah ini kisah para penyair
Ketahuilah! Ini awal dari kemenangin di akhir

Rintih ini bisa lenyapkan neraka
Bara ini mampu bakar para durjana
Datang, mendekatlah ke sisi cahaya
Sini, ikutlah bersama kafilah cinta

Farazdaq Khaza’i

Tidak ada komentar:

Posting Komentar