‘segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kita sebagai orang yang
berpegang teguh kepada wilayah Amirul Mukminin, Ali bin Abi Thalib as.’
Ungkapan
rasa syukur ini sangat masyhur di kalangan pecinta Ahlulbayt. Apalagi ketika
tanggal 18 Dzulhijjah datang menyapa. Ya, pada tanggal ini, Imam Ali as
dilantik oleh Nabi saw sebagai pengganti beliau dalam hal kepemimpinan atas
umat islam. Jika Rasul lebih utama dibandingkan seluruh umat islam, maka Ali
pun demikian. Perintah Imam Ali as harus ditaati tanpa ada komplain sedikitpun.
Pun larangannya. Apapun yang beliau larang maka harus dijauhi, meski sebagian
orang membolehkannya. Kepemimpinan mutlak ini telah diberikan Allah untuk
Ahlulbayt Rasul-Nya. Allah telah memilih mereka sebagai hujjah-Nya di muka
bumi. Semua perintah Ahlulbayt adalah perintah Allah, dan semua larangan
Ahlulbayt adalah larangan Allah ‘azza wa
jalla.
![]() |
| Ahlul Kisa' |
