Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
Tampilkan postingan dengan label Rahbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rahbar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Maret 2013

Kunjungan Rahbar ke Rumah Syahid Kristen dalam Kenangan Seorang Pasukan Pengawal

Rahbr di Gua Syuahada
Rahbar memulai kunjungan dan pertemuannya dengan keluarga syuhada sejak awal masa  Perang Pertahanan Suci ketika beliau menjabat sebagai utusan Imam Khomeini ra di Kementerian Pertahanan yakni saat menjadi wakilnya Syahid Chamran.
Ketika menjadi imam shalat Jumat di Tehran, beliau memulai kembali kunjungan ini dan meneruskannya hingga kini.
Merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, di Tehran tidak ada keluarga dua syahid atau lebih yang belum pernah dikunjungi rumahnya oleh Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei. Hampir tidak ada daerah dan jalan-jalan utama di Tehran yang belum dikunjungi atau tidak diketahui oleh beliau. Setiap daerah kami sendiri, setidaknya saya tahu bahwa tidak ada keluarga tiga syahid, dua syahid yang belum pernah didatangi oleh beliau.
Sekitar enam, tujuh tahun di hari-hari sift kerja saya, saya yang bertugas mengatur kunjungan dan pertemuan beliau dengan keluarga syuhada. Oleh karena itu saya tahu bagaimana suasana dan kondisinya. Pertemuan dengan keluarga syuhada merupakan sebuah kelezatan tersendiri. Ada yang sangat mengharukan. Pergi ke rumah keluarga syahid yang hanya memiliki anak laki-laki semata wayang dan itupun sudah syahid. Sangat sulit bagi seorang ayah dan ibu yang membesarkan anak semata wayang, kemudian mereka serahkan anaknya di jalan Allah. Kendati mereka bangga dengan kondisinya, namun kami yang duduk memandangnya merasakan kesedihan itu.

Sabtu, 02 Maret 2013

Senator AS: Rahbar, Pemimpin Agama bagi Seluruh Muslim Syiah Dunia

Mantan Senator AS, Mike Gravel
Seorang mantan senator Amerika Serikat menilai sanksi yang dijatuhkan kepada Iran justru membuat negara itu mandiri dan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran benar-benar seorang agamawan yang berpengaruh atas seluruh muslim Syiah dunia. Ia menyarankan agar Amerika belajar dari model politik Republik Islam.
 
Baru-baru ini Iran menjadi tuan rumah konferensi bertema Hollywoodisme di Tehran yang dihadiri lembaga-lembaga internasional, tokoh-tokoh agama, produser film dan politikus. Konferensi itu membahas masalah seputar ideologi film-film Hollywood.
 

Kamis, 28 Februari 2013

Konspirasi Zionis dan Cara Menghadapinya

Presiden Pakistan dan Rahbar
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, upaya untuk menyulut perselisihan dan  perpecahan di antara umat Islam adalah proyek rezim Zionis Israel. Menurut Rahbar, untuk menghadapi upaya-upaya itu ada dua hal yang harus dilakukan yaitu memulihkan kemampuan dunia Islam dan memperkuat kerjasama di antara negara-negara Islam.
Ayatullah Khamenei dalam pertemuan dengan Presiden Pakistan Asef Ali Zardaripada Rabu (27/2) sore mengatakan, penguatan dan perluasan kerjasama di antara negara-negara Islam adalah solusi dasar untuk menyelesaikan kesulitan umat Islam. Rahbar menegaskan, upaya untuk menyulut perpecahan dan perselisihan di antara umat Islam adalah tujuan agenda Zionis dan kekuatan-kekuatan adidaya dunia.

Jumat, 22 Februari 2013

Rahbar: Jika Iran Berniat Membuat Senjata Nuklir, AS Tak Akan Bisa Mencegah

Rahbar
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei Sabtu (16/2) pagi dalam pertemuan yang penuh khidmad dengan ribuan warga Tabriz menjelaskan sepak terjang para petinggi Amerika Serikat (AS) yang tidak rasional khususnya yang berkaitan dengan tawaran perundingan, sementara di lain pihak rakyat Iran dan pemerintahan Islam selalu bersikap logis. Pada kesempatan itu, selain mengapresiasi partisipasi besar rakyat Iran dalam pawai peringatan kemenangan revolusi Islam ke-34, 22 Bahman (10 Februari) yang lalu, beliau juga menyampaikan pembicaraan penting terkait kericuhan yang belum lama ini terjadi di parlemen Majles Shura Islam.
Dalam pertemuan yang digelar untuk memperingati kebangkitan warga Tabriz 29 Bahman tahun 1356 HS (18 Februari 1978) itu Pemimpin Besar Revolusi Islam mengenang para syuhada yang gugur dalam peristiwa itu seraya menyebut agama dan iman, sebagai tolok ukur dan panduan gerakan bangsa Iran. "Contoh nyata dari manifestasi hakikat ini adalah perjuangan rakyat [provinsi] Azerbaijan selama 150 tahun yang selalu didasari oleh keimanan," kata beliau.

Senin, 18 Februari 2013

Rahbar Melarang Menistakan Sahabat Nabi

Rahbar, Sayyid Ali Khamenei
Kepala bagian kepentingan Iran di Kairo Mojtaba Amani menekankan pentingnya persatuan antara Muslim Syiah dan Sunni.

Dalam pertemuan dengan Sheik Besar Al-Azhar saat ini Ahmed Mohamed el-Tayeb, Selasa (22/5/12), dia mengatakan tangan-tangan kotor tengah menyebarkan pemikiran yang salah dan memutuskan soal keagamaan secara tidak benar untuk menabur perselisihan antara umat Muslim Syiah dan Sunni.

Ia merujuk pada keputusan agama (fatwa) yang dikeluarkan oleh Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei yang melarang penistaan terhadap para sahabat dekat Nabi Suci Islam serta tanda-tanda keagamaan milik umat Islam Sunni.

Teks Permintaan Fatwa;

Kamis, 07 Februari 2013

Kisah Rahbar: Jasa Ahmad Soekarno

Rahbar Saat masih berseragam militer
Negara-negara Gerakan Non-blok (GNB) pernah dipandang sebagai kutub kekuatan yang disegani dan berperan aktif di kancah internasional. Sayangnya, kini reputasi GNB semakin memudar. Pencetus gerakan ini tiga atau empat orang saja dan yang paling berjasa adalah Presiden Republik Indonesia yang pertama, Ahmad Soekarno.

AS Tawarkan Pembicaraan dengan Iran, Ini Jawaban Rahbar

Sayyid Ali Khamenei
Rahbar atau Pemimpin Agung Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, menolak setiap pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat di bawah tekanan dan ancaman.
“Saya bukan seorang diplomat. Saya seorang revolusioner dan berbicara dengan terus terang, jujur, dan tegas. Sebuah tawaran dialog dianggap masuk akal hanya bila si pembuat tawaran menunjukkan niat baik,” kata Ayatullah Khamenei dalam pertemuan dengan para pejabat dan komandan Angkatan Laut Iran, hari ini (07/02).
“Kalian (Amerika) mengarahkan pistol ke Iran sambil mengatakan negosiasi atau kita tarik pelatuk! Kalian harus tahu bahwa tekanan dan negosiasi tidak bisa berjalan bersama-sama, dan bangsa Iran tidak akan terintimidasi oleh hal-hal seperti itu.”

Minggu, 03 Februari 2013

Persatuan adalah Syiar yang Suci dan Pesan Terpenting Risalah Nabi SAW

Menurut Kantor Berita ABNA, Peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw dan Imam Ja'far Shadiq (as), Selasa (29/1), diwarnai pertemuan sejumlah petinggi negara Republik Islam Iran, para tamu undangan peserta Konferensi Persatuan Islam ke-26, Duta Besar negara-negara Islam dan berbagai lapisan masyarakat dengan Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei. Dalam pertemuan itu selain menyampaikan ucapan selamat atas tibanya 17 Rabiul Awwal yang merupakan hari kelahiran Rasulullah Muhammad Saw dan Imam Ja'far Shadiq (as), Rahbar juga menekankan persatuan Islam serta menyebutnya sebagai syiar yang suci dan pesan terpenting dari risalah kenabian Rasulullah Saw.

Sabtu, 22 Desember 2012

Tokoh Pakistan: Ayatullah Khamenei Pemimpin Dunia Muslim

Rahbar Kami
"Pakistan's National Regulations and Services Minister" Firdous Ashiq Awan mengatakan kasih sayang dari warga Pakistan dan kekaguman mereka kepada Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan menyebutnya sebagai pemimpin dari seluruh dunia Muslim.

"Kami dan pemerintah Pakistan percaya bahwa pemimpin Republik Islam Iran sebenarnya adalah pemimpin dari seluruh dunia Muslim," kata Ashiq Awan dalam pertemuan dengan Kepala Organisasi Warisan Budaya, Kerajinan dan Pariwisata Iran, Mohammad Sharif Malekzadeh di Tehran pada Sabtu, 22/12/12.

Selasa, 18 Desember 2012

Rahbar: Negara yang Berevolusi Harus Tentukan Batas Pemisah Dengan Kubu Arogansi

Musuh Besar Kubu Arogansi
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei Selasa (11/12) pagi dalam pertemuan dengan ratusan dosen, akademisi dan cendekiawan peserta Konferensi Dunia "Dosen Dunia Islam dan Kebangkitan Islam" menerangkan pentingnya masalah kebangkitan Islam dengan membawakan analisa yang menyeluruh tentang kedudukan Islam dan syariat Islam serta masyarakat di negara-negara yang mengalami revolusi dalam beberapa waktu terakhir. Dalam kaitan ini, beliau juga menjelaskan tentang ancaman dan bahaya yang menghadapi masing-masing negara dan bangsa.

Rabu, 17 Oktober 2012

Ulama dan Rohaniawan adalah Prajurit Pemerintahan Islam

Menurut Kantor Berita ABNA, Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei Rabu (10/10) malam dalam pertemuan dengan para ulama dan rohaniwan provinsi Khorasan Utara menyinggung kesatuan tak terpisahkan antara ulama dan pemerintahan Islam, seraya menjelaskan peluang yang diberikan oleh revolusi Islam kepada kalangan rohaniwan untuk menyebarkan ajaran Islam ke tengah masyarakat.

Rahbar: Budaya Barat Destruktif, Jangan Ditiru!

Rahbar
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menyeru negara-negara dunia untuk menghalangi budaya Barat seraya memperingatkan bahwa meniru budaya Barat akan menorehkan luka parah.

“Sejumlah negara, tanpa memiliki keyakinan agama tertentu, mengikuti peradaban Barat,” kata Rahbar di hadapan ribuan pelajar di Propinsi Khorasan Utara Ahad (14/10).

Dijelaskan Ayatullah Khamenei bahwa negara-negara tersebut mungkin tampak maju secara lahiriyah, namun akan mengalami kerugian tak berkesudahan akibat aksi penjiplakan memalukan mereka yang akan menimbulkan trauma serius pada diri dan akan menghancurkan akar jati diri mereka.

Tidak seperti negara-negara peniru tersebut, bangsa-bangsa yang memiliki keyakinan ketauhidan, akan mencapai kemajuan nyata dan sempurna serta pada saat yang sama membangun sebuah peradaban yang mengakar dan akan menyebarkan budaya mereka ke seluruh penjuru dunia.

Menyinggung upaya Barat mencemooh bangsa Iran untuk menjauhi slogan-slogan tauhid, Rahbar mengatakan, “Mereka bermaksud untuk mentransfer ketakutan kepada masyarakat dan terus mengatakan bahwa slogan tauhid akan membawa masalah, sanksi, dan ancaman.”

Ayatullah Khamenei mengimbau semua pihak untuk menghindar dari gaya hidup yang telah didefinisikan oleh peradaban Barat.

“Kami tidak ingin mencari gara-gara dengan Barat, akan tetapi berdasarkan pada studi dan penyelidikan, kami menekankan bahwa mengikuti Barat tidak akan mengantarkan bangsa ke mana pun,” tegas Rahbar.

“Budaya Barat pada dasarnya invasif, dan dengan alasan apapun menyebar ke banyak negara, dan secara bertahap akan menghancurkan budaya dan identitas negara tersebut.”

Ayatullah Khamenei menilai budaya Barat penuh dengan hawa nafsu, materialis, bergelimang dosa, menghancurkan identitas dan anti-gaya hidup spiritual.
Sumber: Darut-taqrib

Kamis, 13 September 2012

Ketika Rahbar Membuat Menlu Pakistan Berbusana Muslimah Rapih

Busana beda Hina Rabbani Mentri Luar Negeri Pakistan di hadapan Imam Khamenei menyulut pelbagai reaksi di sebagain media-media internasional dan dunia Islam.
Sebagian media-media Arab dan Islam menilai hijab sempurna Hina Rabbani sebagai tanda penghormatan khusus semua umat Islam dunia kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dan posisi istimewa beliau di tengah-tengah umat Islam.

Jumat, 23 Maret 2012

Rahbar Minta Obama Tidak Mengkhayal

Rahbar, Sayyid Ali Khamenei hf
Pemimpin Tinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama larut dalam ilusi untuk menyeret bangsa Iran bertekuk lutut melalui sanksi.
"Presiden AS mengatakan bahwa ia ingin membawa bangsa Iran bertekuk lutut melalui sanksi. Itu mencerminkan berlanjutnya sebuah khayalan dalam hal ini," kata Ayatullah Khamenei dalam pertemuan dengan ketua dan anggota Dewan Ahli Kepemimpinan Iran pada hari Kamis (8/3).

Jumat, 03 Februari 2012

Media Internasional Ramai-ramai Reaksi Pidato Jum’at Rahbar

Tak lama setelah Rahbar atau Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei menyampaikan khutbah Jum'atnya di Tehran (3/2), situs serta media massa asing mulai mereaksi khutbah serta arahan beliau.
 
Kantor Berita Reuters dalam laporannya terkait khutbah Jum'at Rahbar menulis, pemimpin besar Iran pada hari Jum'at menekankan bahwa Tehran tidak akan menyerah pada represi asing yang menuntut untuk menghentikan program nuklirnya. Beliau memperingatkan bahwa Iran akan menjawab aksi sanksi sepihak oleh asing. Demikian seperti dilaporkan Fars News.
 

Sabtu, 24 Desember 2011

Rahbar, Sang Pemimpin Agung (2)

Betapa Khusyuknya Beliau
Manusia sukses tidak terlepas dari program-program kehidupannya yang dari hari ke hari menghantarkannya ke arah kesempurnaan. Manusia semacam ini mempunyai tujuan tinggi dan setiap hari selalu melihat hal yang baru untuk menggapai tujuannya.
Ayatollah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei adalah di antara sosok manusia yang melakukan aktivitas politik, sosial dan budaya sejak masa mudanya. Dalam perjalanan hidupnya, beliau melewati banyak masa sulit. Meski demikian, kesibukan Ayatollah Ali Khamenei tak menghalangi ibadah dan spiritualnya. Bahkan spiritual itu dapat disaksikan dalam semua aktivitas Ayatollah Ali Khamenei. Ini semua mencerminkan bahwa Rahbar senantiasa menerapkan ajaran-ajaran Rasulullah Saw dan Ahlul Bait as yang tercermin dalam ibadah, kesadaran, kesabaran, perdamaian, jihad, pencerahan atau dakwah dan perilaku mulia lainnya.

Rahbar, Sang Pemimpin Agung (1)

Rahbarku
Ketika Imam Khomeini ra, Pendiri Revolusi Islam Iran, dikabarkan meninggal dunia, hari itu dapat dikatakan sebagai hari yang terpahit bagi bangsa Iran. Masyarakat Iran saat itu sulit membayangkan lanjutnya Revolusi Islam Iran tanpa Imam Khomeini ra. Ini menunjukkan kecintaan mendalam masyarakat Iran kepada Imam Khomeini ra. Hari itu benar-benar merupakan hari berkabung bagi rakyat Iran.

Kamis, 10 November 2011

Rahbar: Menyerang, Berarti Mereka Siap Menerima Kepalan Baja Iran

Rahbar (Sayyid Ali Khamenei ra)

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei memperingatkan bahwa setiap negara yang menyerang Iran, harus siap menghadapi balasan tegas dan kepalan baja militer Iran.
 
Jika ide serangan ke Republik Islam Iran terlintas di benak siapa pun, mereka harus siap menerima tamparan keras dan kepalan baja dari Angkatan Bersenjata Iran, Pasukan Garda Revolusi Islam (Pasdaran), dan Basij.
 
Berbicara di fakultas militer Imam Ali di Tehran pada Kamis (10/11), Rahbar menambahkan bahwa bangsa Iran tidak berniat menyerang negara manapun, akan tetapi bangsa ini akan merespon segala serangan dan ancaman dengan kekuatan penuh sehingga membuat para agresor hancur dari dalam.
 

Minggu, 25 September 2011

Rahbar: Jangan Terbujuk Rayuan Manis Barat!


Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Uzma Sayyid Ali Khamenei hari ini (Sabtu,17/9) menegaskan pesan penting terkait identitas revolusi dan kebangkitan Islam akhir-akhir ini, serta bahaya dan ancaman yang menghadang gerakan revolusi tersebut.

Rahbar mengatakan kebangkitan Islam di kawasan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan keislaman dalam menghadapi hegemoni Barat.

"Prinsip utama dari revolusi di Timur Tengah dan Afrika Utara adalah revitalisasi martabat nasional yang telah dirusak dan diinjak-injak oleh kediktatoran di bawah penguasa korup yang didominasi AS dan Barat." tegas Ayatullah Khamenei pada pidato konferensi Kebangkitan Islam Sabtu (17/9).

Minggu, 28 Agustus 2011

Memuliakan Rahbar = Memuliakan Imam Zaman Afs

Wawancara dengan Ayatullah Misbah Yazdi Hf

Rahbar

Partû: Akhir-akhir ini di beberapa website terliput ihwal kegandrungan Anda terhadap konsep wilâyatul faqih masa Imam Ayatullah Ali Khomenei. Kami senang dan ingin mendengar langsung dari lisan Anda sendiri.
Ayatullah Misbah Yazdi: Beberapa waktu lalu, ada seorang figur dalam bidang filsafat khususnya pada pembahasan burhan shiddiqien, bertanya: Bagaimana bisa disatukan antara sikap ke-khudhu'an (merendahkan diri) Anda di depan Rahbar dengan tauhid? Saya jawab: memuliakan Rahbar sama seperti memuliakan Imam Zaman (Aj) dan memuliakan Imam Zaman merupakan inti dari ajaran tauhid dan barangsiapa yang lalai dari memulikan Imam Zaman (Aj), maka tauhidnya dianggap pincang dan kurang.
Partû: Imam Ruhullah Khomeini Ra adalah seorang manusia besar dan memiliki banyak kemampuan. Kalau boleh Anda ungkapkan satu kalimat yang bisa mewakili seluruh kekhususan Imam Khomeini Ra.
Ayatullah Misbah: Saya tidak mampu, tapi saya tidak mengatakan tidak bisa, sampai di akhir pun kita tak akan bisa mengenal Imam Ruhullah Khomeini. Imam Ruhullah dengan segala keagungan dirinya hanyalah merupakan debu yang menempel di telapak kaki para Imam Maksum As. Di era Imam Khomeini hidup, ada salah seorang sahabat, yang pernah berziarah ke Makkah dalam rangka menunaikan ibadah haji, menukilkan sebuah kisah bahwa suatu ketika saya sedang berada dalam Masjidil Haram dan di samping saya duduk seorang dosen universitas dari Mesir. Kami berbincang-bincang dengan dosen tersebut. Dosen tersebut, sembari menampakkah kekagumannya kepada Imam Ruhullah sang revolusioner Islam Iran, juga mengungkapkan bahwa saya tidak pernah mengenal seseorang yang memiliki keagungan seperti Ruhullah Khomeini, akan tetapi Ruhullah Khomeini di setiap pembicaraannya selalu mengungkapkan kata-kata ruhii liturabi maqdamihi al fidaa: ruhku kupersembahkan untuknya. Siapa orang tersebut yang Imam Ruhullah Khomeini rela mengorbankan ruhnya? Sahabat kita pun menjelaskan kepada dosen tersebut bahwa yang dimaksud Imam Ruhullah Khomeini tidak lain adalah Imam Zaman (Aj) yang juga ada dalam kitab-kitab referensi Anda. Setelah perbincangan tersebut selesai, dosen tersebut pun mengadakan penelitian tentang tema tersebut dan kemudian dia tertarik dan menjadi pengikut mazhab Syi'ah.