Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
Tampilkan postingan dengan label israel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label israel. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2013

Ini Dia Anonymous Indonesia yang Berjihad Menghapus Israel

Serangan hacker Anonymous ke situs-situs Israel pada Ahad kemarin, 07/04/13, dilaporkan berhasil merontokkan lebih dari 1.000 situs Israel diantaranya 961 account Facebook dikuasai dan ratusan lagi data pribadi dari bank Israel termasuk data kartu kredit lengkap telah dicuri dan disebarluaskan secara online hingga Ahad (7/4/13) sore.

Hasil serangan Anonymous yang dipublikasikan di fanspage Op-Israel di Facebook dan di Twitter itu menunjukkan, ancaman kelompok hacker tersebut serius dan tidak main-main untuk menghapus Israel dari dunia maya.

Anonymous itu meretas situs-situs pemerintah Zionis, perbankan dan bisnis hingga jejaring sosial warga Israel didukung oleh berbagai kelompok hacker dari berbagai penjuru dunia. Tidak terkecuali, Indonesia.

Jumat, 22 Maret 2013

Ayatullah Khatami: Ada Tiga Tersangka Utama dalam Krisis Suriah

Ayatullah Khatami
Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Ahmad Khatami menyinggung ketamakan kekuatan imperialis terhadap Suriah dan Irak seraya menyatakan, "Kaum imperialis dunia mempersenjatai anasir teroris di Suriah dengan bom-bom kimia yang membunuh banyak orang serta melukai puluhan warga tak berdosa Suriah."
IRNA (22/3) melaporkan, Sayid Ahmad Khatami dalam khutbah kedua shalat Jumat di Tehran mengatakan, "Suriah saat ini berada di garis terdepan dan jika dunia imperialis sampai berhasil mencapai tujuannya di Suriah, maka target mereka selanjutnya adalah Irak."
Ayatullah Khatami menambahkan, "Saat ini dua pemerintahan independen di dua negara tersebut (Suriah dan Irak) dan kaum imperialis menginginkan dua pemerintahan boneka. Oleh karena itu mereka selalu merongrong kedua negara itu dan kita menyaksikan berbagai aksi pengeboman termasuk di Irak."
Menurut khatib shalat Jumat Tehran, dalam berbagai kejahatan di dua negara tersebut ada tiga tertuduh yang terlibat. Tertuduh pertama adalah Amerika Serikat, Inggris dan rezim Zionis Israel. Sebagaimana yang telah dijelaskan Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei (Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran), jika rezim Zionis berani berulah dengan Iran, maka Republik Islam akan meratakan Tel Aviv dan Haifa dengan tanah.
Ayatullah Khatami menjelaskan, "Perancis juga termasuk di antara para tersangka utama. Mereka adalah para penjahat yang berkoar tentang HAM namun pada saat yang sama berusaha menyulut pertumpahan darah di Suriah dan di Irak."
Adapun tersangka kedua adalah negara-negara despotik Arab seperti Arab Saudi dan Qatar yang mempersenjatai kelompok teroris. Sementara tersangka ketiga adalah para mufti Wahabi yang mengeluarkan fatwa halal penumpahan darah sesama saudara Muslim dan perampasan harta kekayaan mereka.
Ayatullah Khatami memperingatkan bahwa dunia Islam harus mengetahui bahwa mereka ini adalah para pengkhianat agama Islam, Al-Quran dan para ulama yang menjual agama mereka demi kekayaan serta bahwa pihak yang mendengarkan seruan para ulama Wahabi itu akan terjebak dalam tindak kejahatan dan nasibnya tidak lain kecuali neraka.
Sumber: IRIB

Kamis, 28 Februari 2013

Tel Aviv Kembali Diguncang Bom, Dua Orang Tewas

Ledakan bom yang mengguncang wilayah Selatan kota Tel Aviv di wilayah pendudukan mengakibatkan setidaknya dua orang tewas.
Situs berita Russia Today seperti dikutip IRNA, Kamis (28/2) melaporkan, ledakan terjadi pada hari Kamis di dekat sebuah pengadilan di wilayah Rishon LeZion di Selatan Tel Aviv.
Tanpa merinci insiden tersebut, aparat kepolisian rezim Israel mengumumkan telah mengidentifikasi tersangka pelaku peledakan. Menurut mereka bahan peledak dipasang di sebuah mobil yang diparkir dekat lokasi ledakan.
Sampai saat ini identitas korban yang diduga berada di dalam kendaraan ketika ledakan terjadi, belum jelas.
Ini adalah ledakan kedua yang terjadi selama bulan Februari di wilayah pendudukan. Dalam insiden ledakan pada awal bulan Februari di Tel Aviv, dua orang terluka. 
Sumber: IRIB

Jumat, 15 Februari 2013

Syria di Republika


Pada 11 Februari lalu, kolom Resonansi  harian Republika menurunkan sebuah artikel yang menurut saya sangat menyedihkan. Bagaimana mungkin seorang jurnalis senior, mantan Pemimpin Redaksi harian besar di Indonesia itu,sedemikian awamnya dalam memahami konflik Syria dan konstelasi politik global? Sang jurnalis yang bernama Ikhwanul Kiram Mashuri (IKM) itu menyandarkan analisisnya dari sebuah video yang  belum diverifikasi kebenarannya, lalu menyimpulkan bahwa "musuh umat Islam tidak hanya Zionis, melainkan juga rezim brutal seperti Assad."
Bagaimana mungkin seorang jurnalis senior sampai tidak tahu bahwa perang Syria sangat diwarnai perang propaganda dan bahkan disebut-sebutsebagai "A PhotoshopedRevolution" saking banyaknya rekayasa informasi foto yang diunggah melalui internetuntuk memprovokasi opini publik. Berkali-kali pihak oposisi mengunggah foto berdarah-darah di internet dan menyebutnya sebagai ‘korban Assad'. Lalu, biasanya para blogger-lah (sayang sekali, mengapa bukan jurnalis?) yang berjasa  menemukan bukti bahwa foto-foto itu mengabadikan kejadian berdarah di tempat lain (umumnya di Gaza).  Bahkan kantor berita sekelas BBC ketahuan menggunakan foto korban perang Irak dan menyebutnya itu korban pembantaian tentara Assad.

Rabu, 16 Januari 2013

Dewan Nasional Palestina: Front al-Nusra Bantai Rakyat Palestina

Bassam Abu Sharif
Anggota Dewan Nasional Palestina (PA) Bassam Abu Sharif mengatakan bahwa kelompok teroris Front al-Nusra yang menggunakan bendera "Islam" telah menghancurkan kehidupan ribuan warga Palestina dipengungsian kamp al-Yarmuk di Damaskus. Demikian menurut laporan Breking News dari Damaskus, Senin, 14/01/13.

Kamis, 27 Desember 2012

Surat Einstein tentang Palestina

Menyusul terbentuknya negara Israel, dua kelompok teroris Yahudi bekerja untuk membersihkan Palestina dari penduduk Arab dan penjajah Inggris. Kelompok paling brutal bernama Lohamei Herut Yisrael (Pejuang untuk Kemerdekaan Israel) yang juga dikenal dengan nama  Lohamei Herut Yisrael  yang dibentuk oleh Avraham Stern. Kebanyakan dukungan dana bagi teroris Yahudi ini datang dari Amerika Serikat. Stern Gang mendapatkan dana yang dikumpulkan oleh Persahabatan Amerika untuk Perjuangan Kemerdekaan Israel.
Surat Einstein Tentang Palestina

Sabtu, 22 Desember 2012

Dewan HAM PBB dan Lima Resolusi Anti Israel

Kebrutalan Rezim Zionis
Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) seraya meratifikasi lima resolusi anti Israel, juga mensahkan pembentukan Komisi Pencari Fakta untuk menyelidiki proyek pembangunan distrik Zionis di wilayah Palestina.
 
Sidang ke 19 Dewan HAM PBB, masyarakat internasional untuk pertama kalinya merilis lima resolusi berturut-turut anti Israel. Mereka mengutuk kejahatan luas serta pelanggaran nyata HAM oleh Israel di bumi pendudukan Palestina dan Dataran Tinggi Golan.
 

Jumat, 02 November 2012

Konspirasi dan Ilusi

Belakangan ini kita sering mendengar beberapa pengamat Timur Tengah yang tampil di layar kaca TVOne mengutarakan bahwa Iran dan Israel itu sebenarnya main mata. Tujuan pernyataan ini sebenarnya ingin menunjukkan adanya konspirasi di balik retorika Iran dalam memusuhi Israel dan membantu rakyat Palestina. Mereka ingin membangun argumen bahwa Iran itu cuma berpura-pura dalam dukungannya pada Palestina dan perlawanannya terhadap Israel.

Rabu, 17 Oktober 2012

Membongkar Hegemoni Zionis di Hollywood

Sinema saat ini merupakan salah satu sarana terpenting seni dan industri untuk menyebarkan identitas,budaya dan ideologi. Investor besar Zionis memiliki pandangan khusus mengenai industri ini. Zionis sangat cepat memahami pengaruh sinema dan urgensitasnya dalam propaganda dan berusaha keras untuk menguasai sarana ini. Mesin mesin propaganda mereka dengan bantuan para investor besar Yahudi sejak munculnya sinema di dunia berusaha menguasai industri penting ini guna mensukseskan tujuan busuk mereka.
Oleh karena itu kita menyaksikan para Yahudi ini mulai ramai-ramai membeli perusahaan film besar dunia khususnya di Amerika Serikat sehingga mereka mampu menguasai industri perfilman dunia, dan mereka memonopoli industri perfilman Barat. Saat ini berbagai perusahaan film besar di Amerika dimiliki oleh investor Zionis. Selain mendapatkan keuntungan yang besar dari penjualan film para Zionis ini juga memanfaatkan industri perfilman untuk mendiktekan ide-ide mereka kepada dunia.

Sabtu, 28 April 2012

Hizbullah Punya Pesawat Tanpa Awak, Israel Ketakutan

Rezim Zionis Israel mengkhawatirkan kemungkinan Hizbullah menggunakan pesawat tanpa awak untuk melakukan aktivitas anti-Zionis di Palestina pendudukan.
 
Televisi al-Alam Sabtu (28/4) melaporkan, koran Yediot Aharonot menulis, "Jika terjadi bentrokan militer dengan Israel, Hizbullah akan menggunakan pesawat tanpa awaknya."
 
Fa Inna Hizballahi Humul Ghalibuun

Jumat, 03 Februari 2012

Media Internasional Ramai-ramai Reaksi Pidato Jum’at Rahbar

Tak lama setelah Rahbar atau Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei menyampaikan khutbah Jum'atnya di Tehran (3/2), situs serta media massa asing mulai mereaksi khutbah serta arahan beliau.
 
Kantor Berita Reuters dalam laporannya terkait khutbah Jum'at Rahbar menulis, pemimpin besar Iran pada hari Jum'at menekankan bahwa Tehran tidak akan menyerah pada represi asing yang menuntut untuk menghentikan program nuklirnya. Beliau memperingatkan bahwa Iran akan menjawab aksi sanksi sepihak oleh asing. Demikian seperti dilaporkan Fars News.
 

Kamis, 10 November 2011

Al-Azhar Keluarkan Fatwa Haram Bagi Negara Islam Bersekongkol dengan Barat Menyerang Iran

Mantan Ketua Komisi Fatwa al-Azhar Mesir, Syeikh Abdul Hamid al-Atrash, dalam fatwa terbarunya menyatakan, setiap negara Islam yang bekerjasama dengan Amerika Serikat dan Israel dalam melawan Iran, maka negara tersebut telah dosa dan kejahatan terhadap Islam. 
 
Koran al-Jumhuriyah terbitan Mesir (10/11) menulis, Syeikh al-Atrash menegaskan bahwa setiap setiap negara Arab yang bekerjasama dengan Amerika Serikat dalam melawan Iran, maka negara tersebut telah melakukan dosa dan kejahatan terhadap Islam, karena membantu musuh yang sama sekali tidak beriman kepada Allah Swt dan rasul-Nya.

Rahbar: Menyerang, Berarti Mereka Siap Menerima Kepalan Baja Iran

Rahbar (Sayyid Ali Khamenei ra)

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei memperingatkan bahwa setiap negara yang menyerang Iran, harus siap menghadapi balasan tegas dan kepalan baja militer Iran.
 
Jika ide serangan ke Republik Islam Iran terlintas di benak siapa pun, mereka harus siap menerima tamparan keras dan kepalan baja dari Angkatan Bersenjata Iran, Pasukan Garda Revolusi Islam (Pasdaran), dan Basij.
 
Berbicara di fakultas militer Imam Ali di Tehran pada Kamis (10/11), Rahbar menambahkan bahwa bangsa Iran tidak berniat menyerang negara manapun, akan tetapi bangsa ini akan merespon segala serangan dan ancaman dengan kekuatan penuh sehingga membuat para agresor hancur dari dalam.
 

Jumat, 21 Oktober 2011

Sayid Hasan Nasrullah; Perang akan datang, Tel Aviv target Hizbullah

Fa Inna Hizballah Humul Ghalibuun
Sekjen Hizbullah, Sayid Hasan Nasrullah mengingatkan bahwa bila terjadi perang dengan rezim Zionis Israel maka Tel Aviv yang akan menjadi target para pejuang Hizbullah.
Sebagaimana dilaporkan Mehr mengutip surat kabar al-Akhbar, Lebanon, Sayid Hasan Nasrullah selama dua pekan lalu melakukan pertemuan dengan para komandan Hizbullah Lebanon dan memperbincangkan banyak masalah.

Minggu, 25 September 2011

Rahbar: Jangan Terbujuk Rayuan Manis Barat!


Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Uzma Sayyid Ali Khamenei hari ini (Sabtu,17/9) menegaskan pesan penting terkait identitas revolusi dan kebangkitan Islam akhir-akhir ini, serta bahaya dan ancaman yang menghadang gerakan revolusi tersebut.

Rahbar mengatakan kebangkitan Islam di kawasan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan keislaman dalam menghadapi hegemoni Barat.

"Prinsip utama dari revolusi di Timur Tengah dan Afrika Utara adalah revitalisasi martabat nasional yang telah dirusak dan diinjak-injak oleh kediktatoran di bawah penguasa korup yang didominasi AS dan Barat." tegas Ayatullah Khamenei pada pidato konferensi Kebangkitan Islam Sabtu (17/9).

Senin, 18 Juli 2011

India: CIA-Mosad Dalang Teror Mumbai

Seorang pemimpin India pada Minggu (17/7/2011) mencurigai serangkaian ledakan di Mumbai yang menewaskan 20 orang dan melukai lebih dari 100 itu adalah karya Mossad dan Badan Intelijen Amerika Serikat atau CIA.