Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
Tampilkan postingan dengan label Rasulullah saww. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rasulullah saww. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Mei 2013

Yang Terjadi di Bulan Rajab; dari Kelahiran Imam Baqir Hingga Hari Mab’ats




Rajab, Bulannya Allah Ta'ala
Rasulullah saw pernah bersabda, “bulan Rajab adalah bulan Allah yang besar dan bulan kemuliaan. Di dalam bulan ini perang dengan orang kafir diharamkan. Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku, dan Ramadan adalah bulan umatku.”
Ya, Rajab adalah bulan yang mulia dan suci. Banyak peristiwa-peristiwa agung yang terjadi di bulan ini. Seperti kelahiran maupun kesyahidan para imam, peristiwa Isra’ Mi’raj, Hari Bi’tsah (pegangkatan) Nabi Muhammad saw. Berikut beberapa peristiwa besar yang terjadi di bulan Allah ini:
1.       Kelahiran Imam Muhammad Baqir as
Tanggal 1 Rajab 57 Hijriah,

Sabtu, 13 April 2013

Lepaskan Amarahmu Dengan Cara yang Luhur!


tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik."
Pada suatu waktu, seorang warga Madinah melihat Imam Musa. Ia menghadang beliau lalu menyampaikan kata-kata kasar dan makian terhadap beliau. Para sahabat Imam berkata, “Izinkan kami untuk menghajarnya, wahai Imam!”
Imam berkata, “Biarkanlah, jangan kalian ganggu dia.”
Beberapa hari kemudian, tidak ada berita tentang orang tersebut. Imam menanyakan ihwal kesehatan orang itu. Penduduk kota menjawab, “Ia pergi bercocok tanam di ladangnya yang terletak di luar kota Madinah.” Mendengar kabar tersebut, Imam as segera menunggang kudanya dan bergerak menuju ke ladang orang tersebut.
Ketika orang itu melihat kedatangan Imam as, ia berteriak dengan lantang dari kejauhan, “Jangan sekali-kali kau menginjakkan kakimu di ladangku. Aku adalah musuhmu dan musuh datuk-datukmu.”
Namun, Imam malah mendekatinya, menyampaikan salam, dan menanyakan kesehatan serta keadaan hidupnya. Dengan penuh ramah Imam bertanya, “Berapa dinar yang Anda habiskan untuk biaya ladangmu ini?”

Senin, 18 Februari 2013

Beginilah Akhlak Pecinta Ahlulbait

Betapa sulitnya menjadi Syiah!
1. Dari Ayahandaku, semoga Allah swt memberi rahmat kepadanya, ia mengatakan telah meriwayatkan kepadaku Ali Bin Husain Asyad Abadi dari Jabir bin Ju’fi, ia mengatakan telah berkata Abu Ja’far,: “Apakah cukup yang menjadi syiah dengan hanya mengatakan cinta kepada Ahlulbait? Imam menjawab, “Demi Allah , tiada lain Syiah kami adalah mereka yang bertakwa kepada Allah dan mentaati-Nya, Mereka hanya dikenal dengan ketawadhuan, kekhusyu’an, menunaikan amanat, dan banyak berdzikir kepada Allah, shaum, shalat, berbuat baik kepada orang tua, baik kepada tetangga yang miskin, yang fakir, yang punya hutang, anak-anak yatim, jujur, membaca Quran, menjaga lisan kecuali dengan perkataan yang baik, Orang-orang syiah adalah amanah bagi para keluarga mereka”. Jabir kemudian mengatakan,:“Wahai putra Rasulullah saw, kami mengenal mereka tetapi tidak memiliki sifat-sifat seperti ini”. Syeikh Shâduq (305-381)

Senin, 11 Februari 2013

Ringkasan Taklim Ustadz Alam Firdaus Tentang Persaudaraan

Ahmadinejad dan Hugo Chaves
*. Saudara tidak harus sekandung. Ada pula persaudaraan yang tak berkaitan dengan hubungan darah, tapi berkaitan dengan keimanan. Imam Ali as berkata, "barangkali kau memiliki saudara yang tak dilahirkan ibumu."
*. Salah satu manfaat persaudaraan sejati adalah syafa’at. Rasulullah saw bersabda, "perbanyaklah saudara-saudara kalian. Sesungguhnya tiap mukmin bisa memberi syafa’at di hari kiamat."
*. Hal-hal yang melanggengkan persaudaraan : 1) sikap obyektif 2) saling mengasihi 3) membuang rasa dengki.

Khulasoh Ta’lim Ustadz Alam Firdaus tentang Dusta (al-kidzib)

Dilarang Bohong!
Ta’lim dilaksanakan di masjid Imam Mahdi af. Ada beberapa poin penting yang disimpulkan dari ta’lim ini, antara lain :
1. Para pendusta akan dijauhi malaikat. Rasulullah saww bersabda “ketika seorang hamba berdusta, maka malaikat akan menjauhinya sejarak satu mil akibat bau busuknya.” Di alam malakut sana (alam di mana segala sesuatu terlihat dalam wujud aslinya) berbohong tak ubahnya seperti bau busuk. Ketika manusia menjauhi bangkai karena bau busuknya, maka malaikatpun juga akan menjauhi manusia pendusta karena bau busuk yang dihasilkan dari perbuatan dustanya.
2. Tidak mungkin keimanan bercampur dengan kedustaan. Imam Ja’far ash-Shodiq as pernah ditanya Hasan bin Mahbub, “apakah bisa seorang mukmin menjadi bakhil ?” imam menjawab, “ya”, 
“menjadi pengecut ?”

“ya”
“kalau menjadi pembohong ?”
“tidak”, beliau lantas berkata, “seorang mukmin bisa saja memiliki sifat baik dan buruk kecuali berdusta dan berkhianat.” Ketika keimanan memang ada dalam diri seseorang, mustahil ia akan berdusta. Jadi, harus dipertanyakan keimanan seseorang apabila ia sering berdusta.

KhulasohTa’lim Ustadz Alam Firdaus : Menjaga Lidah

Allamah Thabathabai
Ta’lim dilaksanakan di Masjid Imam Mahdi selepas sholat maghrib dan isya’ berjamaah. Berikut beberapa poinnya :
  1. Dari semua anggota tubuh, yang paling (harus) diperhatikan adalah lidah. Kita harus menjaga lidah kita. Maksud menjaga di sini bukan menjaga kesehatan lidah, tapi menjaganya dari perkataan-perkataan yang buruk. Imam Ali as berkata, “lidah itu bak binatang buas”. Jika binatang buas  dibiarkan begitu saja, maka dia akan memangsa banyak orang , begitu juga lidah. Lidah juga bisa menghancurkan banyak orang dan mencelakakan manusia. Dan yang celaka bukan hanya orang lain, tapi juga orangnya itu sendiri.

Minggu, 03 Februari 2013

Persatuan adalah Syiar yang Suci dan Pesan Terpenting Risalah Nabi SAW

Menurut Kantor Berita ABNA, Peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw dan Imam Ja'far Shadiq (as), Selasa (29/1), diwarnai pertemuan sejumlah petinggi negara Republik Islam Iran, para tamu undangan peserta Konferensi Persatuan Islam ke-26, Duta Besar negara-negara Islam dan berbagai lapisan masyarakat dengan Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei. Dalam pertemuan itu selain menyampaikan ucapan selamat atas tibanya 17 Rabiul Awwal yang merupakan hari kelahiran Rasulullah Muhammad Saw dan Imam Ja'far Shadiq (as), Rahbar juga menekankan persatuan Islam serta menyebutnya sebagai syiar yang suci dan pesan terpenting dari risalah kenabian Rasulullah Saw.

Selasa, 22 Januari 2013

9 Rabiul Awal, Hari Raya Zahra

Hari Raya Keluarga Muhammad
Masa dua bulan yang menyedihkan mencapai klimaksnya pada hari wafatnya Imam Kesebelas, Imam Hasan al-Askari, pada tanggal 8 Rabiulawal. Satu hari setelahnya, menurut riwayat, adalah hari id (perayaan) bagi pencinta ahlulbait as. Dikenal sebagai Id Zahra, hari untuk menghormati putri Nabi Muhammad saw. sebagai hari kegembiraan dan kebahagiaan bagi orang-orang beriman.

Rabu, 16 Januari 2013

Ayatullah Nuri Hamadani: Jihad dan Peran Wilayatul Faqih

Ayatullah al Uzhma Nuri Hamadani
Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah al Uzhma Nuri Hamadani Senin (14/1) dihadapan para pejabat militer dan staffnya Provinsi Bushahr Republik Islam Iran di Husainiah Pecinta Tsarallah menyinggung keberanian dan kepahlawanan para pembela Revolusi saat mempertahankan kedaulatan Negara dari agresi rezim Saddam Husain Irak selama 8 tahun sebagai hal yang patut dipuji dan diteladani. "Keberanian dan kepahlawanan para pejuang pembela kedaulatan Negara selama 8 tahun dari gempuran tentara-tentara rezim Saddam patut mendapat apresiasi positif, dikenang, diteladani dan dipertahankan." Ungkapnya.

Selasa, 08 Januari 2013

Syafaat Maksumin as Khusus Syiah Sejati

Ayatullah al Uzhma Madzahiri
Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah al Uzhma Madzahiri dalam lanjutan rangkaian kelas akhlak yang diasuhnya di kota Esfahan Republik Islam Iran, mengenai keadaan “Shirat” pada hari kiamat, menyatakan, “Lewat penjelasan ayat-ayat al-Qur’an kita mengetahui bahwa ada jalan yang melintang dari neraka ke surga, dan semua manusia harus mampu melewati jalan itu dan tidak ada jalan lain selain jalan itu. Jika seseorang ditetapkan Allah sebagai ahli surga maka ia akan berhasil meninggalkan neraka dan melewati jalan itu ia akan sampai ke surga. Sementara jika ia ahli neraka, maka ia tidak memiliki kesanggupan melewati jalan itu dan tetap berada dalam neraka. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

«وَ انْ مِنْكُمْ الّا وارِدُها كانَ عَلى‏ رَبِّكَ حَتْماً مَقْضِيّاً ثُمَّ نُنَجِّى الَّذينَ اتَّقَوا وَ نَذَرُ الظَّالِمينَ فيها جِثِيّاً».

Yang artinya: “Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.” [1]

Hari Naas di Bulan Shafar: Nyata Atau Khurafat?

Semuanya kembali ke diri kita
Dengan datangnya bulan Shafar, sebagian orang menganggap bahwa bulan ini adalah bulan naas, sehingga mereka tidak melakukan acara apapun dengan alasan jangan sampai bernasib sial dan naas.
Benarkah kebahagiaan dan kesialan hari-hari memiliki pengaruh dalam kehidupan manusia. Untuk mendapatkan jawabannya, mari kita telaah makna dua kata “kebahagiaan” dan “naas” ini kemudian untuk mengkaji kebenaran dan tidaknya hari-hari naas khususnya di bulan Shafar ini kita merujuk kepada al-Quran.

Kamis, 27 Desember 2012

Shalawat Sya'baniyyah (Video)


Shalawat ini disunnahkan dibaca setiap hari di bulan Sya'ban. Shalawat ini diriwayatkan dari Imam Ali  bin Husain as-Sajjad as.
Farazdaq Khaza'i

Sabtu, 22 Desember 2012

Juwaibar dan Dzulfa


الحب
Seorang laki-laki dari penduduk Yamamah datang ke Madinah dan memeluk islam. Keislamannya pun bagus. Maksudnya, dia mempelajari ilmu-ilmu keislaman dan juga terdidik dengan pendidikan islam. Nama laki-laki ini adalah Juwaibar. Juwaibar adalah seorang laki-laki yang bertubuh pendek, buruk rupa, berkulit hitam, dan miskin. Oleh karena dia tidak mempunyai seorang kerabat pun di Madinah, maka pada malam hari dia tidur di masjid.

Selasa, 18 Desember 2012

Suraya: Bila Harus Percaya Mayoritas, Saya Tidak Perlu Pindah Agama dan Memeluk Syiah

Suraya
Nama saya Suraya. Saya dilahirkan dan dibesarkan di Australia. Kini saya sedang belajar di Iran. Saya yakin bahwa Allah ada dalam semua jiwa kita. Keberadaan ini merupakan suatu hal yang fitrah. Tidak peduli apakah sebagian dari manusia memilih dan mengakui serta berserah diri kepada Yang Maha Kuasa,  sementara yang lain tidak peduli dengan-Nya dan melewati kehidupan menurut keinginan dan kehendaknya sendiri.

Sebagai seorang anak, saya merasakan keberadaan Tuhan dalam hati saya dan keinginan untuk berserah diri Sekalipun demikian saya tidak tahu jalan yang dapat mengantarkan saya ke pada tujuan itu. Saya sering merenung dari mana saya datang, mengapa saya di sini dan kemana saya akan pergi?

Kamis, 06 Desember 2012

Peringatan Asyura 1434 H.



Mushalla kecil di desa Guyangan yang bernama al-Muttaqin itu terlihat ramai. Hari itu, minggu (26/11), para pecinta imam Husain di sekitar Jepara berkumpul di sana dan mengadakan majlis aza’ untuk mengenang peristiwa Asyura yang penuh duka itu.
Acara yang dimulai sekitar pukul setengah dua itu berlangsung khidmat dan penuh semangat. Dalam acara itu, pada hadirin mengambil hikmah asyura dari pembicaraan ustadz Muhammad Ali. Beliau dalam ceramahnya mengupas pertanyaan yang sering dilontarkan orang-orang yang tak menyukai majlis aza’ imam Husain, yakni “kenapa hari kesyahidan imam Husain lebih diperhatikan dibanding imam-imam lain atau bahkan Rasulullah saw?”

Ayatullah Gorgani Prihatin Atas Kondisi Syiah Indonesia

Ayatullah Alavi Gorgani
Ayatullah Alavi Gorgani menyatakan prihatin atas kondisi warga Syiah Indonesia.
 Hawzah News (4/12) melaporkan, di depan para panglima Pasdaran, Ayatullah mengatakan, “Rasulullah Saw adalah teladan untuk umat manusia dan beliau menyeru umat menuju Allah Saw dan untuk beragama dengan perilaku, amal dan ungkapan beliau.”
Beliau menegaskan, “Sejumlah orang hanya berkata bijak, akan tetapi jika kita melihat pada amal mereka, tidak ada kebaikan yang kita saksikan di dalamnya.”

Khulasoh Ta’lim Muharram 1434 H.(2)


Husainiyyah=Mahdawiyyah
Malam ke-6 (19/11)
Inilah beberapa poin penting dari ceramah ustadz Nur Alim:
~. Keluarganya imam Husain bukan untuk pangkat, juga bukan untuk dibaiat di masyarakat Kufah.
~. Beliau menyeru orang-orang untuk melawan Yazid bin Muawiyah.
~. Keluarnya imam Husain memberikan efek hingga sekarang.
 ~. Meski menyeru, imam Husain tetap memberikan kebebasan kepada orang yang mendengar seruan beliau, tidak ada paksaan.
~. Pengorbanan Ibrahim atas Ismail diganti dengan domba, sedangkan pengorbanan imam Husain keluarganya tidak diganti.
~. Imam Husain meski tengah berperang, tetap mengingat Allah (salat tepat waktu).
~. Sahabat imam Husain ketika membela Imam tidak karena melihat kemadzluman Imam, tapi melihat Imam sebagai wali Allah.

Khulasoh Ta’lim Muharram 1434 H. (1)


Assalamu Alaika Ya Aba Abdillah
Madrasah Karbala kembali membuka gerbangnya untuk kita. Imam Husain as dan keluarga serta sahabat setianya siap menjadi guru sejati kita. Di bulan Muharram ini, para pecinta Husain kembali dirundung duka. Namun, Asyura bukan hanya tentang duka, tapi tentang segalanya yang dibutuhkan manusia untuk mencapai kesempurnaan. Keberanian, kesetiaan, pengorbanan, dan semua ilmu penting tertuang di hamparan gersang padang Karbala yang menjadi saksi tumpahnya darah Sayyidus Syuhada Imam Husain as. Berikut adalah beberapa poin penting dari ceramah para asatidz dalam Majlis Aza’ Imam Husain as yang diadakan di Mushalla al-Muttaqin, Guyangan, Bangsri, Jepara.
Malam Pertama
Ceramah disampaikan oleh Ustadz Nur Alim yang membahas tentang kemuliaan kepribadian Imam Husain, baik di sisi Allah swt maupun Rasulullah saw, (14-11-12)
~. Ahlulbayt as selalu menghadiri Majlis Aza’ Imam Husain as.
~. Allah memuji dan memuliakan Imam Husain dalam ayat-ayat al-Qur’an seperti:
~. Ayat Tathhir (al-Ahzab:33). Dalam ayat terkenal ini, Imam Husain yang termasuk Ahlulbayt dan Ahlulkisa’ disucikan Allah sesuci-sucinya.
~. Ayat Mawaddah (asy-Syura:22). Rasulullah saw tidak membutuhkan ‘upah’ atas dakwah beliau selain “kecintaan pada al-Qurba (keluargaku).” Kata al-Qurba bermakna Ahlulbayt dan Imam Husain as termasuk Ahlulbayt.

Kamis, 18 Oktober 2012

Dialah...


Jpr, Minggu, 21-11-10

Ghadir Khum


          Kawan, tiada kata yang tepat 'tuk menggambarkan 'dia' ini. 'Dialah' yang keras sekaligus lembut wataknya. 'Dia' suka tersenyum tapi tak jarang 'dia' menangis. 'Dialah' 'sang pembunuh' namun 'dia' lebih terkenal sebagai seorang penolong. Hatinya setegar gunung. Sifatnya selembut kapas, bahkan lebih lembut lagi. Wajahnya seteduh embun pagi yang selalu dikagumi mata para pemandang. Langkah kakinya begitu kuat, sekuat iman di hatinya. Tutur katanya lebih menghidupkan dibanding mata air murnih nan jernih. Ilmunya setinggi langit tapi 'dia' lebih tawadhu'  dari Luqman al-Hakim. Kudengar 'dia' pernah berkata 'aku adalah budak orang yang mengajariku meski hanya satu huruf!'

Mereka Bertanya Ali Bin Abi Thalib as Menjawab


Ya Ali!
1. “Lihatlah nabi Hud as” kata orang yahudi. “Allah telah menolongnya dengan mengirimkan angin. Apakah Allah berbuat serupa terhadap Muhammad?” tanyanya. “ya, itu benar” jawab Amirul Mukminin Ali bin Abi thalib as. “Muhammad saw telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Allah juga telah menolongnya dari musuh-musuhnya dengan angin. Dalam perang Khandaq, Allah swt mengirimkan angin kencang sehingga kerikil-kerikil tajam beterbangan. Lebih dari itu, Allah memperkuat pasukan beliau dengan delapan ribu pasukan malaikat. Allah swt berfirman ‘wahai orang-orang beriman, ingatlah akan nikmat Allah atas kalian, ketika dating kepada kalian tentara-tentara, lalu kami kirim kepada mereka angin dan pasukan yang tidak kalian lihat’ (Q S Al-ahzab:9)”