Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
Tampilkan postingan dengan label Kisah mualaf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah mualaf. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Maret 2013

Kisah Putra Pemilik Juventus

Eduardo Agnelli
Eduardo Agnelli namanya. Dia adalah putra tunggal Gianni Agnelli, bos besar Fiat Group, sekaligus keluarga besar pemilik klub besar Juventus. Ayahnya adalah Kristiani dan ibunya adalah seorang puteri Yahudi.
Suatu hari dia menyaksikan acara debat politik di televisi Atlanta. Tema yang mereka bahas adalah tema “panas” pada saat itu: krisis di Iran pasca-Revolusi Islam. Ada empat tamu dalam acara itu. Tiga wartawan dan seorang jubir Kedubes Iran di Roma, bernama Hassan Ghadiri Abyaneh.
Abyaneh mendapat giliran bicara yang pertama. Dalam bahasa Italia, dan dengan penuh keyakinan ia berucap, “Dengan Nama Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan Nama Tuhan yang Lebih Besar dari kapal-kapal induk Amerika.”
Kalimat itu membuat studio seperti tersihir, kamera seperti membeku, begitu pula Eduardo di depan televisi. Ketika debat usai, keputusan Eduardo sudah bulat: dia harus mendatangi rumah Abyaneh di Roma. Abyaneh mengenangnya dengan perkataan, “Dia datang dengan skuter butut.” Seolah-olah dia ingin dikenal sebagai orang biasa, meski bisa saja datang dengan membawa Ferrari.
Kepada satpam dia mengenalkan diri dengan nama Eduardo. Dia mengatakan kenal Abyaneh di televisi, dan ingin berdiskusi sekaligus meminjam buku-buku tentang Imam Khomeini, pemimpin besar Revolusi Islam Iran.

Selasa, 18 Desember 2012

Suraya: Bila Harus Percaya Mayoritas, Saya Tidak Perlu Pindah Agama dan Memeluk Syiah

Suraya
Nama saya Suraya. Saya dilahirkan dan dibesarkan di Australia. Kini saya sedang belajar di Iran. Saya yakin bahwa Allah ada dalam semua jiwa kita. Keberadaan ini merupakan suatu hal yang fitrah. Tidak peduli apakah sebagian dari manusia memilih dan mengakui serta berserah diri kepada Yang Maha Kuasa,  sementara yang lain tidak peduli dengan-Nya dan melewati kehidupan menurut keinginan dan kehendaknya sendiri.

Sebagai seorang anak, saya merasakan keberadaan Tuhan dalam hati saya dan keinginan untuk berserah diri Sekalipun demikian saya tidak tahu jalan yang dapat mengantarkan saya ke pada tujuan itu. Saya sering merenung dari mana saya datang, mengapa saya di sini dan kemana saya akan pergi?

Kamis, 28 Juni 2012

Mantan Bek AC. Milan Jadi Pecinta Ahlulbayt

Menurut Kantor Berita ABNA, Republika media muslim Indonesia menurunkan berita mengenai pesepakbola asal Swiss yang saat ini bermain sebagai bek di klub Liga Premier Inggris, Fulham, Philippe Senderos memutuskan untuk memeluk Islam.

Menurut laporan tersebut pemain yang pernah memperkuat Arsenal tersebut menyatakan telah menjadi mualaf di sebuah pusat agama Islam di Manchester, Inggris, Rabu (20/6) lalu.