Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
Tampilkan postingan dengan label yesus as. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yesus as. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Desember 2012

Hizbullah Ucapkan Selamat Atas Kelahiran Nabi Isa (as)

Selamat Natal dari Hizbullah!
Gerakan perlawanan Libanon, Hizbullah mengucapkan selamat atas kelahiran Nabi Isa (as) kepada umat Kristen dan Muslimin di Libanon dan di seluruh dunia pada hari kelahiran Yesus Kristus, Rabu, 26/12/12.

Dalam pernyataan yang dirilis oleh Media Humas Hizbullah, partai gerakan Perlawanan Libanon itu berharap kepada Allah swt semoga umat Kristen dan Muslim bisa hidup bersama-sama dalam keharmonisan, keadilan, kebaikan, perdamaian dan keamanan."

Kamis, 01 Maret 2012

Injil Berusia 1.500 Tahun Ungkap Kerasulan Muhammad Saw

Injil Kuno Di Turki
Salinan kitab Injil berusia 1.500 tahun ditemukan kembali di sebuah gereja di Turki setelah selama 12 tahun menghilang. Dalam kitab Injil tersebut disebutkan soal kabar pengutusan Nabi Muhammad Saw setelah nabi Isa al-Masih as.
Fars News (28/2) melaporkan, kitab Injil itu berbasa Turki dan di dalamnya disebutkan tentang kabar pengutusan Nabi Muhammad Saw. Kitab tersebut ditemukan 12 tahun lalu namun disembunyikan. Penemuan kitab itu menarik perhatian Vatikan dan Paus Benedictus XVI menginstruksikan analisa kitab tersebut.

Selasa, 27 Desember 2011

Hadiah Natal dari Imam Khomeini

Penulis dan pemikir Lebanon, Dr. Hasan Az-Zain menulis, “Imam Khomeini mewakili peristiwa besar dalam sejarah. Nama Khomeini identik dengan pergerakan Islam dan sesuatu yang bersih dan abadi. Tidak mungkin memisahkan gagasan Imam Khomeini dan pergerakan yang dihasilkan dari pandangannya tentang apa yang terjadi di seluruh dunia Islam dan lainnya. Ide dan jalan Imam itu hidup dan menghidupkan.”
Imam Khomeini memiliki karakteristik yang begitu mulia, yang dengan itulah ia menghasilkan gelombang pasang surut revolusi Islam dan mengembalikan kepada masyarakat semangat kebenaran, keadilan, kebebasan, persaudaraan, pengorbanan diri dan membela kebajikan.
Bahkan non-muslim terkesan dengan kepribadian dinamis Imam Khomeini. Dokter asal Prancis, Dr. Louie, yang masih remaja pada akhir tahun 1978, bercerita ketika Imam menjadikan sebuah desa di Paris, Neauphle lè Château, sebagai tempat tinggal sementaranya sebelum kepulangannya yang bersejarah ke Tehran dari pengasingan: