 |
| Aba Abdillah Al-husain bin Ali as |
Selama ribuan tahun asyura’ dan Karbala
selalu menjadi bahan pembelajaran yang tak pernah habis untuk
didiskusikan dan dipelajari. Asyura tak ubahnya seperti alam semesta ini
yang tak pernah selesai diteliti dan dikaji. Semakin dalam
penelitiannya maka semakin dalam pula ilmu dan hikmah yang diambil.
Namun,
yang namanya kebenaran pasti selalu memiliki rintangan dan halangan
berupa musuh yang selalu siap siaga menusuk dan merusak kebenaran
tersebut dengan cara-cara yang sangat licik.
Semua
muslim mengakui akan kelebihan imam Husain. Semua muslim mengakui tak
ada satupun yang mampu menandingi cucu rasul yang satu ini. Namun
seperti yang telah disinggung diatas kebenaran yang dalam hal ini
dipimpin oleh imam Husain as selalu diganggu keberadaannya oleh
kebatilan. Ada
sebuah isykal yang ditujukan pada perjuangan imam Husain as. Mereka
mengatakan bahwasannya imam Husain berjuang dan berperang demi kedudukan
dunia, menentang pemerintahan Yazid dan dinasti Umawiyah tetapi beliau
dikhianati oleh pengikunya sendiri sehingga dikalahkan oleh Yazid dan
tentaranya sampai terbunuh. Isykal seperti ini dilontarkan oleh para
materealisme yang hanya menilai sesuatu dari segi luarnya. Mereka
melihat imam Husain as keluar dan menentang pemerintahan yang sah dan
ini karena ingin menduduki jabatan Yazid sebagai pemimpin kaum muslimin.