Shadow Word generated at Pimp-My-Profile.com
Tampilkan postingan dengan label Suriah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suriah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Maret 2013

Syaikh Muhammad Said Al Buthi Tewas Diterjang Bom di Masjid

Syahid Syaikh Said Ramadhan Buthi
Kejam. Dan di luar batas kemanusiaan. Serangan bom bunuh diri di Masjid Al Iman, Damaskus, telah menewaskan ulama besar Suriah Syaikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi saat memberikan ceramah, Kamis kemarin waktu setempat (Kamis, 21/3/2013).

Serangan biadab itu tidak hanya menewaskan Said al Buthi, tapi juga 20 orang lainnya. Sementara itu, sebagaimana dilansir AFP, bom bunuh diri ini juga membuat 40 orang terluka. Jama'ah di dalam masjid langsung berhamburan ke luar masjid sesaat setelah bom bunuh diri itu meledak.

Said Ramadhan Al Buthi adalah ulama besar terkemuka dan mendunia. Ia beraliran Sunni dan menjadi pembela Presiden Bashar Assad. Pengetahuannya yang luas telah memberikan pengaruh cukup luas di kalangan aktivis, cendekiawan muslim serta kelompok santri di Indonesia.

Ayatullah Khatami: Ada Tiga Tersangka Utama dalam Krisis Suriah

Ayatullah Khatami
Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Ahmad Khatami menyinggung ketamakan kekuatan imperialis terhadap Suriah dan Irak seraya menyatakan, "Kaum imperialis dunia mempersenjatai anasir teroris di Suriah dengan bom-bom kimia yang membunuh banyak orang serta melukai puluhan warga tak berdosa Suriah."
IRNA (22/3) melaporkan, Sayid Ahmad Khatami dalam khutbah kedua shalat Jumat di Tehran mengatakan, "Suriah saat ini berada di garis terdepan dan jika dunia imperialis sampai berhasil mencapai tujuannya di Suriah, maka target mereka selanjutnya adalah Irak."
Ayatullah Khatami menambahkan, "Saat ini dua pemerintahan independen di dua negara tersebut (Suriah dan Irak) dan kaum imperialis menginginkan dua pemerintahan boneka. Oleh karena itu mereka selalu merongrong kedua negara itu dan kita menyaksikan berbagai aksi pengeboman termasuk di Irak."
Menurut khatib shalat Jumat Tehran, dalam berbagai kejahatan di dua negara tersebut ada tiga tertuduh yang terlibat. Tertuduh pertama adalah Amerika Serikat, Inggris dan rezim Zionis Israel. Sebagaimana yang telah dijelaskan Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei (Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran), jika rezim Zionis berani berulah dengan Iran, maka Republik Islam akan meratakan Tel Aviv dan Haifa dengan tanah.
Ayatullah Khatami menjelaskan, "Perancis juga termasuk di antara para tersangka utama. Mereka adalah para penjahat yang berkoar tentang HAM namun pada saat yang sama berusaha menyulut pertumpahan darah di Suriah dan di Irak."
Adapun tersangka kedua adalah negara-negara despotik Arab seperti Arab Saudi dan Qatar yang mempersenjatai kelompok teroris. Sementara tersangka ketiga adalah para mufti Wahabi yang mengeluarkan fatwa halal penumpahan darah sesama saudara Muslim dan perampasan harta kekayaan mereka.
Ayatullah Khatami memperingatkan bahwa dunia Islam harus mengetahui bahwa mereka ini adalah para pengkhianat agama Islam, Al-Quran dan para ulama yang menjual agama mereka demi kekayaan serta bahwa pihak yang mendengarkan seruan para ulama Wahabi itu akan terjebak dalam tindak kejahatan dan nasibnya tidak lain kecuali neraka.
Sumber: IRIB

Jumat, 22 Februari 2013

Ribuan Rakyat Suriah Gelar Aksi Dukung Bashar Asad

Rakyat Suriah Mendukung Presidennya, Bashar Asad
Menurut Kantor Berita ABNA, rakyat Suriah Jum'at (22/2) melakukan unjuk rasa besar-besaran untuk menunjukkan dukungan dan pembelaannya terhadap Bashar Asad, presiden Suriah. Para pengunjuk rasa melakukan aksi demonstrasi mereka di bekas lokasi pengeboman oleh kelompok oposisi yang menelan banyak korban jiwa dari kalangan warga sipil.

Rabu, 16 Januari 2013

Dewan Nasional Palestina: Front al-Nusra Bantai Rakyat Palestina

Bassam Abu Sharif
Anggota Dewan Nasional Palestina (PA) Bassam Abu Sharif mengatakan bahwa kelompok teroris Front al-Nusra yang menggunakan bendera "Islam" telah menghancurkan kehidupan ribuan warga Palestina dipengungsian kamp al-Yarmuk di Damaskus. Demikian menurut laporan Breking News dari Damaskus, Senin, 14/01/13.

Selasa, 18 Desember 2012

Rahbar: Negara yang Berevolusi Harus Tentukan Batas Pemisah Dengan Kubu Arogansi

Musuh Besar Kubu Arogansi
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei Selasa (11/12) pagi dalam pertemuan dengan ratusan dosen, akademisi dan cendekiawan peserta Konferensi Dunia "Dosen Dunia Islam dan Kebangkitan Islam" menerangkan pentingnya masalah kebangkitan Islam dengan membawakan analisa yang menyeluruh tentang kedudukan Islam dan syariat Islam serta masyarakat di negara-negara yang mengalami revolusi dalam beberapa waktu terakhir. Dalam kaitan ini, beliau juga menjelaskan tentang ancaman dan bahaya yang menghadapi masing-masing negara dan bangsa.

Minggu, 16 Desember 2012

SHN: Melalui Perang, AS Akan Menghapus Suriah dari Perimbangan Regional

Sayyid Hasan Nashrullah
Sekjen Hizbullah Lebanon menyinggung transformasi Suriah dan mengatakan, “Sejak awal krisis, para pemberontak beranggapan bahwa pemerintah berkuasa akan tumbang.”
Sayid Hasan Nasrullah Ahad (16/12) dalam sebuah pidatonya di Lebanon selatan mengatakan, “Jika para pemberontak beranggapan bahwa mereka sedang mengendalikan situasi, maka mereka sedang keliru, bentrokan di Suriah bukan antara rakyat dan pemerintah, karena rakyat bersama pemerintah, melainkan dengan anasir-anasir regional dan global.”

Jumat, 02 November 2012

Konspirasi dan Ilusi

Belakangan ini kita sering mendengar beberapa pengamat Timur Tengah yang tampil di layar kaca TVOne mengutarakan bahwa Iran dan Israel itu sebenarnya main mata. Tujuan pernyataan ini sebenarnya ingin menunjukkan adanya konspirasi di balik retorika Iran dalam memusuhi Israel dan membantu rakyat Palestina. Mereka ingin membangun argumen bahwa Iran itu cuma berpura-pura dalam dukungannya pada Palestina dan perlawanannya terhadap Israel.